Salah satu ejawantah bangsa yang dikatakan kuat di antaranya mamu menguasai ilmu dan teknologi, kata Prabowo Subianto Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan Rebuplik Indonesia (30/10/2022) di Bandung . (Foto: Handry. NY)

BDGNEWS.BIZ – Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang juga Menteri Pertahanan RI, mengatakan, ada signifikansi kuat, menyangkut eksistensi suatu bangsa. Ejawantahnya, salah satu keberhasilan suatu bangsa salah satunya ditentukan apabila mampu menguasai ilmu dan teknologi. Hal ini dikatakan Prabowo Subianto tatkala hadir pada kegiatan wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Minggu (30/10/2022), yang meluluskan 451 wisudawan dari berbagai jurusan. 

“Hanya dengan ilmu dan teknologi sebuah bangsa bisa mengatasi tantangan hidup,” ujarnya kala memberikan sambutan.

Prabowo Subianto, saat menghadiri Wisuda UKRI (Foto. Handry. NY)

Pada intinya, Prabowo Subianto menaruh pentingnya pendidikan, karena merupakan pijakan awal dan fondasi dalam menatap masa depan. Ia pun berharap kepada ratusan wisudawan UKRI untuk dapat memberikan kontribusi nyata di masyarakat sampai, hingga akhirnya bisa mengharumkan bangsa dan negara.

 “Selamat kepada wisudawan yang menyelesaikan tahap penting pembelajaran anak bangsa. Pendidikan formal ini baru pijakan awal dan fondasi yang baik. Insyaallah mantap menata masa depan,” ujarnya.

684 Mahasiswa Baru

Pada kesempatan yang sama, Rektor UKRI, Sufmi Dasco Ahmad menerangkan, selain melakukan wisuda, pada kesempatan ini juga UKRI secara resmi mengukuhkan sebanyak 684 mahasiswa baru.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para wisudawan dan para mahasiswa baru. Ini dalam upaya kita Mewujudkan peran yayasan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Tampak hadir beberapa tokoh di antaranya Anggota DPR RI, Ketua DPRD Jawa Barat Taufik Hidayat, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Forkopimda Jawa Barat, Anggota DPRD Jawa Barat, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Anggota DPRD Kota Bandung,  tokoh masyarakat Ceu Popong, dan Dada Rosada, juga beberapa tokoh lainnya. (HNY/HS)