Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. Dia dilaporkan akan mundur dari jabatannya akibat sakit. (AF Photo/Kazuhiro Nogi)

Shinzo Abe, Perdana Menteri Jepang, dikabarkan akan mengundurkan diri dari jabatannya dalam waktu dekat terkait masalah kesehatannya.

Hal tersebut telah disiarkan oleh NHK, stasiun pemerintah Jepang.

“Alasan Abe mengundurkan diri karena saat ini kondisi kesehatannya kian memburuk dan dia merasa khawatir hal itu akan menimbulkan masalah,” kata salah seorang sumber, yang tidak disebutkan namanya oleh NHK, seperti yang dikutip dari AFP, pada hari Jumat (28/9).

Seperti yang dilansir dari Sputniknews, isu terkait pengunduran diri Perdana Menteri Jepang semakin menguat. Setidaknya sudah sebanyak dua kali, Abe melakukan kunjungan ke rumah sakit, dalam satu pekan belakangan ini.

Salah satu dari kunjungan Abe ke rumah sakit, dikabarkan selama 8 jam lamanya. Dari hasil kunjungan itu, Abe diketahui tengah menderita penyakit kolitis ulserativa yang sudah terbilang kronis.

Sputniknews juga melaporkan lebih lanjut lagi, partai yang saat ini sedang berkuasa di Jepang, Partai Demokratik Liberal (LDP), tak dapat meredam rumor terkait mundurnya Abe dari jabatan, yang saat ini sedang ramai diperbincangkan warga lokal mau pun internasional.

Namun, sekutu partai Abe tetap bersikeras dalam pekan ini, Abe terus melanjutkan peran puncak pada pemerintahannya hingga satu tahun ke depan, dimana masa jabatannya sebagai presiden partai sekaligus sebagai Perdana Menteri Jepang akan berakhir.

Di sisi lain, Yoshihide Suga, Juru bicara pemerintahan menerangkan bahwa dirinya telah bertemu Abe sebanyak dua kali dalam sehari. Namun ia tak melihat penampakan Abe dalam kondisi yang buruk.

“Terlalu dini untuk membicarakan tentang ‘pasca-Abe’, sebab dia masih memiliki sisa lebih dari satu tahun dalam masa jabatannya,” katanya.

Abe juga dikabarkan akan melakukan konsultasi kembali dengan dokter mengenai perkembangan serta laporan kesehatannya. Abe akan mengadakan jumpa pers, pada pukul 17.00 waktu setempat.